Iya ya…… Aneh……

<Iya ya, dunia makin penuh manusia, rumah makin berdekatan satu sama lain, tapi kok hubungan antar manusia malah makin renggang ya? Aneh….!!! Di satu sisi kota bisa berkomunikasi dengan orang-orang di tempat-tempat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya akan bisa kita hubungi (dengan mudah dan murah!!). Di sisi lain, kita begitu sibuk dengan kegiatan kita mengumpulkan rupiah sampai-sampai ngobrol dengan tetangga depan atau samping rumah kita pun tak sempat.
SMS atau chatting dengan siapapun, bahkan dengan orang yang tidak pernah kita kenal di duania nyata, memang tidak membutuhkan tampilan emosi kita, dan bisa kita lakukan sambil melakukan hal-hal lain, baik pun sambil bekerja menyelesaikan deadline, sambil tiduran, nonton, masak, ngasuh anak, marah2in si embak (hehe….), etc…..etc……
Sedangkan kalau mau ngobrol dengan tetangga, kita mesti menunggu mood lagi enak, waktu yang tepat, apalagi kalau sama-sama bekerja. Dan lagi tampilan rumah-rumah sekarang (khususnya rumah di kota baik kota beneran maupun kota pinggiran) yang rata-rata lengkap dengan pagar besi rapat, trus tetangga-tetangga yang berasal dari latar belakang suku yang berbeda-beda (dus membawa kebiasaan-kebiasaan yang juga tidak sama dengan kita), kadang-kadang membuat kita agak sungkan juga. Apa yang menurut kebiasaan kita OK dan sah-sah saja dikatakan atau dilakukan, mungkin akan mendapat tanggapan yang berbeda.
Jadi, ya gitu deh………..

Advertisements