Buku Jadul Kak Seto

Baru baca buku Kak Seto, Anakku, Sahabat dan Guruku. Ditulis tahun 1997, ketika anak-anak Kak Seto baru berumur  9 tahun, 6 tahun dan 7 bulan.

Sumpah, tadinya saya pikir Kak Seto itu gak menikah lo. Mungkin karena saya ngeliat wajahnya yang lembut n ‘perempuan’ banget itu ya, haha…. (ngejudge banget ya!). Mungkin juga karena selama ini yang disorot media sosok Kak Seto saja, dan jarang sekali, kalau tidak bisa dibilang nggak pernah ad ulasan tentang keluarga beliau. Atau mungkin juga karena sebetulnya saya sendiri yang tidak cukup mengenal beliau (maksudnya tidak cukup membaca atau menonton tentang beliau).

Bukunya jadul banget, waktu saya geh masih kuliah. Kenapa  buku udah tiga belas tahun diterbitin kok baru saya baca sekarang? Karena saya belinya di loakan, haha…. Kalau masih baru mah ga bakalan saya beli lah, ga masuk dalam prioritas (waktu kuliah dulu, jangankan buku psikologi semacam itu, komik donald bebek aja kuatnya cuman nyewa, bukan beli. So you can imagine sendiri lah….).

Waktu pertama kali liat covernya, alah… pasti buku ini tentang teori-teori  psikologi, orang headernya aja ada tulisan ‘Seri Psikologi Anak 1’ gitu. Lay out covernya juga mengingatkan saya pada buku bacaan wajib mata kuliah Psikologi Remaja waktu MKDU dulu.  Dibeli juga karena murah, hehe… (cuman 5 ribu perak). Makanya sempet lama gak dibuka-buka, ngabisin stok bacaan yang lain dulu. Waktu beli itu, dengan hanya empat puluh ribu, saya dah dapat sekitar 15an buku bekas, dari berbagai genre yang berbeda lagi, haha…. Trus gak lama kemudian, pas jalan-jalan di sempur dapet lagi buku bekas 5000 dapet 3( kalau ini insidentil, gak selalu ketemu) beli 15 biji lagi. Trus dapet warisan Reader’s Digest jaman waduh jadul gak karu2an dari teman guru yang udah pensiun (bayangin, ada edisi tahun 65, waktu PKI aja belum memberontak, yang paling ‘baru’ edisi tahun 79) ada sekitar 20an exemplar juga. Jadi ceritanya beberapa minggu ini panen bacaan, tapi bekas kuabeh……

Nah, begitu semua bacaan2 yang menurut saya lebih menarik dah habis dilalap, barulah sore ini saya baca buku itu. Rencananya sih buat nganterin tidur siang. Ternyata eh ternyata, saya gak jadi tidur siang. Saya baca buku itu sampai abis, trus saya nyalain netbook buat nulis ini.

Buku ini berisi catatan-catatan kecil Kak seto tentang keseharian beliau bersama keluarga, khususnya bersama dua anak mereka Minuk dan Bimo.

Terlihat sekali dalam tulisan ini bagaimana sebuah penghargaan dan pengakuan yang tulus dari orang tua terhadap anak-anak, pemahaman orang tua bahwa anak-anak bukanlah orang dewasa mini, dan kemampuan orang tua dalam memahami tumbuh kembang anak sangat dan mutlak diperlukan kalau kita menginginkan anak kita tumbuh menjadi anak-anak yang ‘normal’, mandiri, berempati dan kreatif.  Begitu juga kewajiban sebagai orang tua untuk selalu berhati-hati baik dalam ucapan maupun tindakan karena anak mudah sekali meniru dan mencontoh kita.

Kak Seto menulis tidak hanya hal-hal baik yang telah beliau lakukan dan apa dampaknya bagi anak-anak, tetapi juga kelalaian dan kesalahan yang tidak sengaja beliau (atau istri beliau) kerjakan, dan ketika anak-anak nge’gap’ atau membalikkan kata-kata, beliau juga menceritakan malunya atau serba salahnya ketika berada dalam situasi tersebut.
Buku yang bagus, buku yang untuk saya banget. Banyak sekali hal-hal yang saya tau salah dan tidak seharusnya saya lakukan terhadap anak-anak tapi I still do (misal: memaksa anak mandi, mengaharap anak langsung mengerti begitu menerangkan sesuatu khususnya dalam bidang akademik, d  ll. Banyak deh)

Makasih Kak Seto, untuk mengingatkan saya. Maksih Om Hendra, untuk menjual buku yang sangat bagus ini dengan harga yang sangat murah…… 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s