BOOKS I READ

  • THE CHOKING DOBERMAN

Yang ngarang : Jan Harold Brunvand

Tentang legenda-legenda ‘urban’ di United States.

Di antaranya:

  1. The Choking Doberman : tentang seekor anjing |Doberman yang tersedak 3 jari (calon) perampok, ketika menyerang perampok tersebut yang berusaha memasuki rumah majikannya. Hiyyy…. perampoknya sendiri bersembunyi dii dalam lemari dan ditemukan mati lemas keabisan darah.
  2. The Elevator Incident: tentang tiga orang wanita kulit putih yang mempunyai persepsi negatif terhadap pria ulit hitam (apalagi yang besar tinggi). Mereka ketakutan setengah mati ketika berada satu lift dengan seorang pria kulit hitam besar yang masuk bersama anjingnya. Saking ketakutannya, ketika pria itu bilang ”Sit!” mereka otomatis mematuhinya, padahal ternyata pria itu berbicara pada ….. ANJINGNYA!!! Pria tersebut meminta maaf dan ketika mereka bertemu lagi (dengan tidak sengaja) di sebuah restaoran, pria tersebut mentraktir mereka. Makanya, jangan judge the book by its cover only ya….
  3. The Death Car: about a car which was sold at a very low price. Mobil itu dijual muraaaah sekali, dan gak ada juga orang yang mau membelinya. Usut punya usut, ternyata pemilik mobil itu (seorang pemuda) bunuh diri di dalam mobil tersebut dan baru ditemukan mayatnya setelah sepuluh bulan kemudian. The body decomposed very much that the smell could not be ommited from the car. Ya iyalah… gak bakalan ada yang beli, emang mau, naik mobil sambil bau mayat… Hiyyy…. Ngeri!!!
  4. The Licked Hand: tentang a girl yang ditinggal orang tuanya pergi, dia di rumah sendirian, jadi dia ngajak temen perempuannya nginep di rumah dia. Dia juga punya seekor anjing yang orang tuanya berpikir pasti bisa ngelindungin dia. Biasanya, kalau malem-malem dia ngerasa takut, dia akan meraba ke bawah tempat tidurnya, dan anjingnya akan menjilatnya sebagai tanda bahwa dia aman. Pada suatu malam, dia mendengar suara-suara ribut. Karena merasa takut, dia menggapai ke bawah and she felt a tongue of her dog licked her, so she felt secured. TERNYATA, ketika dia terbangun esok paginya, dia menemukan temen perempuan dan anjingnya terbunuh di kamar mandi, dan ada note di kaca kamar mandi yang berbunyi, “Human licks, too” HAH!!!!!
  5. The Cat in The Package

Ada dua orang wanita yang, ketika mereka pulang dari berbelanja,    menabrak seekor kucing sampai mati. Karena tidak tega meninggalkanya begitu saja di jalan, mereka memasukkan bangkai kucing tersebut ke dalam kantong belanjaan. Ketika mereka sedang berada di tempat parkir dan sedang sibuk mengeluarkanbelanjaan mereka, ternyata tas berisi bangaki tersebut dicuri seseorang (wanita juga). Bisa dibayangkan betapa terkejutnya ia ketika menemukan tangannya penuh berlumuran darah ketika berusaha mengambil hasil curiannya. Saking shocknya, dia menjadi histeris dan harus dilarikan ke rumah sakit. Dia terus menerus berteriak-teriak ”Tasnya, tasnya!!!” sambil menunjuk-nunjuk tas itu. Oleh salah seorang petugas ambulance, tas tersebut diambil dan diletakkan di atas dadanya sambil berkata, ” Jangan khawatir, Nyonya. Ini tas Anda.”  HAH dan Hiyy… lagi!!! Makanya teh, jangan suka ngambil yang bukan haknya, tuh kan ketulah!!!!

  • INI RUMAH KITA SAYANG…..

Yang nulis : GOLA GONG

Romantika kehidupan rumah tangga Gola Gong dan Tyas Tatanka. Mulai latar belakang Gola Gong yang penuh warna, awal mula perkenalan mereka, sampai pernikahan yang terbina hingga bertahun-tahun kemudian, kehidupan perkawinan mereka yang romantis dan bikin iri banyak orang.  Mudah-mudahan pernikahan mereka langgeng, n selalu bersama-sama, di dunia,  dan di akhirat nanti. Amien.

  • PS: I LOVE YOU

Yang ngarang : lupa ngga ketulis……

Ini chicklit yang lain dari yang lain….

Pertama, novel ini tidak bercerita tentang seorang lajang (single), tetapi tentang  a widow (lanjar kalau dalam bahasa Jawa, karena mereka belum sempat dikaruniai anak katika suaminya meninggal). Her husband died of cancer.Tapi uaminya meninggalkan kenangan yang sangat berkesan: 10 pucuk surat yang hanya boleh dibuka satu setiap awal bulan. Surat-surat itulahyang menemani dan menguatkan hati sang istri untuk melewati hari-hari berkabung, hingga memberi kepercayaan diri untuk terus melangkah memulai hidup dan cinta yang baru….. dengan tanpa melupakan masa-masa indah yang pernah mereka lewati.

Bagus banget! I love it!

Yang kedua yang membuat buku ini beda, karena ditulis oleh seorang anak Perdana Menteri. Tapi PM mana, saya lupa! Pokoknya di Eropa sono noh. Mungkin dia dapat kemudahan dalam publishing, tapi memang dia punya kemampuan untuk menulis. Terbukti bahwa dia tidak sekedar mendompleng nama besar ayahnya.

  • THE FEMALE BRAIN

Yang nulis: Louann Brizendine

Wah, buku ini buku ilmiah, tapi bahasanya ngepop banget. Jadi kita-kita yang awam dengan istilah-istilah kedokteran dan psikologi bisa ngikutin ’jalan cerita’nya.

Banyak banget hal-hal baru yang bisa kita dapet dari buku ini. Kenapa anak perempuan lebih cepat ngomong, kenapa laki-laki sama sekali ngga bsa mengingat pertengkaran besar yang pernah terjadi dan membuat perempuan nangis bombay berhari-hari, dan kenapa-kenapa yang lain.

Ssssstttt……. faktanya, laki-laki mikirin ’itu’ setiap 59 detik!!!! Pantesan……..

  • JANGANJADI MUSLIMAH NYEBELIN!

Yang nulis : Asma Nadia dong!!

Waduh, banyak bener deh yang ’kena’ di kita sebagai muslimah yang ditulis Asma di buku ini.

Muslimah kok begini, muslimah kok begitu?

Examples: Muslimah kok baw (keringat, mulut, rambut, etc), jerawatan, bibir pecah-pecah, bulu idung-an, jilbab lecek, jorce, bajunya motif tabrak cuek, suka ngomong yang nyakitin hati orang lain, tukang gosip, jadi miss ga mau kalah, ga lihat sikon, jadi Miss atau Mrs. Kok,  Miss Question, celetuk yang bikin malu, ga sensi, sok Jaiz (jaga Izzah) tapi ga tepat tempat, suka ikut campur, lelet, eksklusif, si Rtu ngeluh, apa-apa bilang ngga bisa, cantik tapi ga cerdas, kuper, ga peka, bossy, ‘penggoda’, mental gratisan, pemaksa kehendak, kaku, suka ngejudge, bebas dengan non muhrim, baju ngepas, de el el, de el el……

Aduh, banyak banget ya. Sampai bingung. Tapi asli, buku ini bisa jadi bahan perenungan dan cermin kita. Dengan gaya ringan, Asma ngingetin kita sekaligus memberi tops n trick buat solusinya.

  • LASKAR PELANGI

By : Andrea Hirata

This is the most fascinating, exciting, wonderful book I’ve ever read! (after NH Dini’s Seri Kenangan)

Cerita suka duka Andrea (yang dari latar belakang pemberian namanya aja udah unik dan tak terduga) bersama 9 orang temannya di Laskar Pelangi.

Tentang Ibu Muslimah, yang dedikasinya sebagai guru kayaknya ngga bakalan bisa saya tiru.

Hebatnya, semua itu based on true story.

Lintang : yang endngnya bikin kecewa dan sedih….. (jenius yang jadi sopir truk)

Kucai (rupanya nama aslinya Huzaini): yang akhirnya beneran jadi politikus

Syahdan: si kecil kambing congeknya si Ikal waktu ngedeketin A Ling, akhirnya jadi yang paling tajir di antara mereke (setelah Ikal tentunya).

Sahara-Akiong: kucing sama anjing yang akhirnya jadi suami istri

Samson:dengan kenangan bola kastinya….

Harun: sampai sekarang masih begtu, tapi kok kayaknya udah tua banget ya…..

Mahar: si jenius otak kanan, kayaknya jadi PNS juga ya dia sekarang

Trapani: yang begitu tergantung ama Maknya sedemikian akutnya sampai harus masuk RSJ.

Cerita mereka begitu mengharu biru, so touching. So wonderful  I wonder that they are all true and real, do those kinds of things still happen in our neighborhood?

Tentang Ikal sendiri, begitu banyak kisah-kisah unik, jenaka, sedih, gembira, dll yang banyak memberikan inspirasi bagi kita. How he made impossible things come true.

  • SANG PEMIMPI

BY : Andrea Hirata

Buku kedua tetralogi Laskar Pelangi. Kisah lanjutan Ikal, semenjak dia lulus SMP sampai gol beasiswa ke Sorbonne, Perancis. Kali ini fokus ceritanya sama Arai, si Simpai Keramat, sepupu jauhnya yang diangkat anak oleh orang tua Ikal.

Wah sedih banget pas baca waktu Ikal dan ayahnya menjemput Arai di pondok tengah ladang itu. Sendirian, kurus, miskin….. tapi penuh semangat dan daya hidup.

Arailah yang banyak mempengaruhi warna-warni kehidupan Ikal. Yang selalu memompakan semangat dan gairah berkreasi, walaupun banyak jahilnya. Tapi bersama Arailah Ikal berani bermimpi setinggi-tingginya, sampai akhirnya mereka berdua bisa mewujudkan mimpi mereka menuntut ilmu di Perancis, dengan dukungan Ibu Muslimah tentu, dan Bapak Kepala Sekolah SMA-nya yang juga guru Sastra yang selalu mendorong keberhasilan mereka.

Tapi banyak juga kisah sedihnya selain pas jemput Arai, misalnya……

–       pas anaknya Bi Maryamah harus menggadaikan biola tercintanya untuk  ditukar beras (untung ibu Ikal baik, jadi berasnya dikasih aja…)

–       pas baca asul-usul Muara Ayah

–       pas pertama menginjak pulau Jawa, ketika terdampar di Bogor, padahal mau ke Jakarta

–       suka duka pas kerja di tempat fotocopy, jadi kuli tali, salesman (yang tidak berhasil menjual satu pun produk)

Yang mengharukan…….

–       cinta ayah Ikal yang tidak pernah diungkapkan dengan kata-kata kepada anaknya, begitupun sebaliknya (kok ada sih laki-laki yang perasaannya sehalus itu?)

–       cinta Jimbrong pada kuda dan wanita pujaannya (Alhamdulillah happy ending)

–       cinta pertama Ikal pada A Ling yang tak padam dimakan kedewasaan, yang hanya digantikan oleh sebuah buku “Andai Mereka Bisa Bicara” yang membuat Ikal terobsesi dengan Edensor. (Saya dulu pernah punya buku ini, tapi di mana ya sekarang?)

Tapi ada juga yang nyebelin……

–       nakalnya Arai, Ikal dan Jimbrong sampai dikejar-kejar Pak Wakasek ( tapi kualat mereka kesekap di peti ikan yang busuknya naudzubillah….)

–       nakalnya  Arai pada Ustadz yang terbalas 16 tahun kemudia di negeri orang

–       nakalnya mereka nonton film dewasa (tapi akhirnya ketauan juga, amatiran sich!)

–       pas Ikal lagi down-downnnya mikirin ga ada masa depan, sampai-sampai rankingnya turun dari ranking 3 ke 78 (!) Tapi salut banget ama ayahnya. He was not angry, he didn’t lift his voice nor his finger, and he didn’t not change his attitude towards his son.

  • EDENSOR

By : Andrea Hirata

Buku ketiga Tetralogi Laskar Pelangi

Di buku ini, Andrea bercerita tentang perjalanan Andrea ke negeri orang (Perancis) dari awal kedatangan sampai beres sekolahnya.

Kata bu Erna, kok di buku ini keharuan, ke-menyentuh-annya ngga ‘kena’ ya?

Kalau kata saya, buku ini arusnya lebih deras, karena dalam buku yang relaif lebih tipis dibandingkan dua buku sebelumnya, banyak hal yang disampaikan Andrea. Mulai dari sedihnya awal kedatangan mereka di eropa (pas winter akut, tidur di luar lagi. Omow banget ya? Emang ga bisa cari penginapan ya?) Love affair-nya ama Katya (yang kata bu Erna juga ‘dangkal’ kayak teks Recount. Mungkin memang Andrea ga mau terbuka banget masalah satu ini.)

Perjalanan keliling Eropa – Afrika (yang akhirnya jadi materi taruhan dengan teman-teman sekelas) yang harusnya lebih wonderful kalau Andrea mau agak pelan-pelan ceritanya.

Arai yang kualat sama Ustadz di slah satu Negara yang disinggahi.

Trus, kecewa karena Arai ga sampai beres sich barengan ama Ikal. Jadinya Ikal ga semangat lagi begitu Arai pulang. Saya juga jadi ikut-ikutan suntuk………

  • TOTTO-CHAN : GADIS CILIK DI JENDELA

by: Tetsuko Kuroyanagi

Another inspiring book about how we handle kids wisely. The way we respond to our children / our students will affect their adulthood, when they grow up.

It’s about a little girl named Tetsuko, who was expelled from her Elementary School on her FIRST YEAR of school!! I really envy Totto-Chan’s mother and Mr. Kobayashi, the school principal of Tomoe Gakuen. They were great people, really!!!

Kalau dibandingin ama diri sendiri, wah jadi MALU! Hafiz mah ga ada seujung kuku ‘unik’nya dibanding Tetsuko. Tapi udah sering histeris ngadepinnya. But both of them never did.

Contoh :  – ketika Totto-Chan kecemplung adukan semen

–      Totto-Chan nguras kakus buat nyariin dompetnya

–      Totto-Chan cerita 4 jam non stop kepada Pak Kepala Sekolah

–        Pak Kobayashi selalu mengatakan “You are a good girl, Totto-Chan, do you know that?” so that Totto-Chan was convinced that she really was, and always tried to be one.

Chapter-chapter di buku ini:

  • Stasiun Kereta

Dalam perjalanan menuju sekolah baru, Totto bercerita tentang serunya naik kereta, keinginannya menyimpan karcis kereta (tapi nggak boleh), dan cita-citanya yang berubah dari ingin jadi mata-mata jadi pengen jadi petugas penyobek karcis kereta.

  • Gadis Cilik di Jendela

Alasan kenapa Tetsuko dikeluarkan dari sekolah lamanya, karena gurunya sudah tidak sanggup lagi menghadapi keunikannya, contohnya: Totto-Chan suka sekali buka-tutup meja (karena menurutnya meja yang bisa dibuka tutup itu bagus sekali) dengan gaya yang mengganggu kelas, berdiri di depan jendela trus tiba-tiba manggilin tukang ngamen, ngobrol ama burung wallet, etc.

  • Sekolah Baru – dengan gerbangnya yang bisa tumbuh…..
  • Aku Suka Sekolah Ini – yes, but will you be admitted here?
  • Kepala sekolah. The man Totto liked from the first time they met and who really understood her.
  • Makan Siang – dengan sesuatu dari laut dan sesuatu dari pegunungan
  • Totto-Chan Mulai Bersekolah – dan berkenalan dengan anak-anak yang kelak akan menjadi sahabat-sahabat baiknya.
  • Kelas di Kereta – 9 orang di kelas Totto, dan 50 orang keseluruhannya.
  • Pelajaran di Tomoe. Yang berbeda dengan kurikulum kebanyakan (waktu itu sekitar tahun 1943-an, bahkan untuk ukuran kurikulum jaman sekarang, baru sekolah-sekolah tertentu (eg. sekolah alam) yang menerapkannya), every student can start the day by doing what he/she likes best, either science, art, math, or others.
  • Santapan dari Laut dan dari Darat. Kegiatan makan siang yang sangat menyenangkan bagi Totto. Kalau lupa bawa sesuatu dari laut atau dari darat (pegunungan), akan dikasih sama istrinya Pak Kobayashi.
  • “Yuk Kunyah Baik-baik” – lagu nasionalnya sekolah Totto sebelum makan siang, ciptaan Pak Kobayashi.
  • Berjalan-jalan Sambil Belajar – habis makan siang, jalan-jalan ke kuil sambil belajar.
  • Lagu Sekolah – yang akhirnya nggak jadi
  • Masukkan Kembali Semua – yang kisah kakus itu.
  • Nama Totto-Chan – karena waktu kecil nggak bisa bilang Tetsuko, akhirnya jadi keterusan.
  • Acara Lawak di Radio – yang sangat disukai Totto tapi akhirnya dilarang ama mamanya karena Totto jadi suka nyeplos nggak pada tempatnya.
  • Akan Datang Gerbong Baru – yang akan dipakai untuk perpustakaan.
  • Kolam Renang. Anak-anak Tomoe Gakuen kalau hari panas, mau berenang ya berenang aja, nggak usah pake baju renang.
  • Kartu Rapor – pertama kali Totto menerima rapor. It was exciting
  • Liburan Musim Panas Dimulai
  • Petualangan Besar
  • Tes Keberanian – di kuburan, tapi akhirnya semua ketakutan, termasuk hantu-hantunya!!
  • Gedung Latihan – untuk pentas teater di sekolah
  • Piknik ke Sumber Air Panas – sambil belajar masak sendiri
  • Euritmik – olah raga sambil diiringi music.
  • Satu-satunya yang Kuinginkan
  • Pakaian Paling Usang – untuk dipakai ke sekolah biar tidak usah khawatir kalau sobek atau kotor.
  • Takahashi – a graet handicapped friend of Totto
  • “Lihat Dulu Baru Lompat” – melihat gundukan pasir, “Wah, pasti seru main di situ!”, lompat, eh ternyata adukan semen basah! Lengket dah ketanam di situ.
  • “Lalu….Uh…” – belajar berbicara di depan umum, belajar menghargai usaha orang lain, apapun hasilnya.
  • Kami Hanya Main-main
  • Hari Olahraga – jenis olah raganya sengaja didesain agar mereka yang memiliki kekurangan bisa berpartisipasi, dan bahkan memenangkannya!
  • Penyair Issa – yang sangat dikagumi Pak Kobayashi
  • Sangat Misterius
  • Bicara Dengan Tangan
  • Empat Puluh Tujuh Ronin judul drama yang dipentaskan di sekolah
  • “Mashow-Chan!” – panggilan ibu Masao yang dari Korea yang selalu bernada sedih dan khawatir.
  • Rambut Kepang – membuat Totto-Chan jadi seperti gadis dewasa.
  • Thank You – satu-satunya ucapan bahasa Inggris yang diketahui Totto-Chan, untuk menjawab pujian.
  • Gerbong Perpustakaan – yang segera menjadi gerbong favorit anak-anak.
  • Ekor – ucapan main-main seorang guru Takahashi yang membuat bapak Kepala Sekolah marah.
  • Tahun Kedua di Tomoe – Totto Chan punya adik kelas.
  • Swan Lake – Totto-Chan belajar balet
  • Guru Pertanian – yang benar-benar seorang petani
  • Masak Bersama
  • “Kau Benar-benar Anak Baik” – kata-kata Pak Kobayashi setiap bertemu dengan Totto-Chan that ensured her that she really was!
  • Pengantinnya
  • Sekolah Tua yang Usang – ledekan anak-anak sekolah lain untuk Tomoe.
  • Pita Rambut – dari Bibi, tapi dengan rela hati ditaruh di rumah aja, soalnya anak pak Kepala sekolah nangis-nangis minta dibeliin, padahal tidak ada yang menjualnya (karena pita itu bekas hiasan bajunya Bibi)
  • Mengunjungi yang Terluka – mangunjungi tentara-tentara yang terluka pada perang Dunia II, bersama anak-anak sekolah lain. Ketika anak-anak menyanyikan lagu-lagu yang Totto sama sekali tidak kenal (karena tidak pernah diajarkan di Tomoe), Totto jadi sedih dan kesal. Akhirnya Totto nyanyi “Yuk Kunyah Baik-baik”. Haha…
  • Kulit Kayu Kesehatan – dibeli Totto dari seorang penipu di stasiun, tapi sungguh mebuatnya senang, karena tak seorang pun dari orang-orang yang disayanginya menderita sakit.
  • Anak yang Bicara Bahasa Inggris – barter bahasa dengan penghuni baru kelas Totto-Chan
  • Drama Amatir – Totto harusnya mendapat peran yang cukup penting dalam drama itu, tapi karena dia melawan dan balas memukul ketika (adegan) dipukuli, jadi diganti dan dia dapat peram yang sama sekali nggak usah ngomong.
  • Kapur Tulis
  • Yasuaki Chan Meninggal – kawan baik Totto-Chan yang pernah diajak memanjat pohon Totto (untuk yang pertama dan terakhir). Pengalaman kehilangan yang pertama.
  • Mata-mata
  • Biola Papa
  • Janji
  • Rocky Hilang – pengalaman kehilangan yang kedua. Rocky (anjing kesayangan Totto) hilang (mati?)
  • Jamuan Minum Teh – untuk mereka yang mau berangkat perang….
  • Sayonara,sayonara!
  • Catatan Akhir
  • Epilogue – Tomoe Gakuen hancur dibom Sekutu pada tahun ketiga Totto-Chan bersekolah. Sebelum Pak Kobayashi kesampaian niat untuk membangun kembali sekolah yang baru, beliau meninggal.
  • AYAT-AYAT CINTA

by : Habiburrahman El Siroji

Buku Mega Best Seller. Filmnya pun meledak di pasaran. Yang tidak biasa adalah karena buku ini buku Islami, filmnya pun Islami.

Kalau pendapat pribadi sih, Kang Abik kuat di konten dan plot, tapi untuk diksi Andrea masih jauh lebih piawai.

Tapi asli buku ini bagus banget. Masih ada ya pria Muslim di Indonesia yang begitu kaffah menjalankan Islam…….

Tokohnya :

  • Fahri

Pemuda Muslim yang lagi kuliah S2 di Kairo, Mesir. Baik banget, tapi jadi sering bikin GR banyak perempuan dan bikin patah hati juga. Tapi cupu banget untuk masalah hati wanita.

  • Maria

Berteman bertahun-tahun sama Fahri karena satu flat (atas bawah tapi), diam-diam jatuh cinta padanya (tapi Fahri gak ‘ngeh’), tapi dia Kristen Koptik, jadi kayaknya kemungkinannya adalah o%. Di akhir cerita Maria masuk Islam dan menikah dengan Fahri sebelum meninggal.

  • Aisya

Muslimah yang ditolong Fahri di Metro ketika disudutkan orang-orang karena memberikan tempat duduk kepada dua wanita Amerika. Menikah dengan Fahri.

  • Noura

Anak SMA yang tinggal di depan flat Fahri, sering disiksa ayahnya. Ditolong sama fahri, jatuh cinta (juga!), tapi kemudian memfitnah Fahri telah memperkosanya sampai hamil.

  • Nurul

Mahasiswi Al Ahzar yang diam-diam dicintai (dan mencintai) Fahri, tapi rupanya mereka tidak berjodoh. Beberapa jam sebelum Fahri menikah dengan Aisya, paman Nurul baru datang melamar. Wah, sedih……

  • A DIARY OF HEE AH LEE – THE FOUR-FINGERED PIANIST

editor : Ko Jung Wook

Satu lagi buku pencerah jiwa. Hee Ah Lee, yang terlahir tidak sempurna, rentan daya tahan tubuhnya, IQ yang katanya di bawah normal, yang kakinya selalu sakit karena strukturnya tidak sama dengan kaki ‘normal’, tetapi selalu ceria, bersemangat dan berkarya jauh melampaui banyak dari kita yang merasa lebih ‘sempurna’.

Dengan bermodalkan empat buah jari di kedua tangannya, dia bisa mnjadi seorang pianis kelas dunia.

Ibu Hee Ah Lee, adalah seorang istri dan ibu yang luar biasa. Ia merawat suaminya yang lumpuh dan sakit-sakitan, tetapi pemarah dan suka mabuk (suaminya dulu seorang tentara, jadi ia mungkin tertekan sekali dengan keadaan fisiknya sekarang), ia tahu bahwa dia mengandung calon bayi yang dikandungnya nanti akan kahir dalam keadaan cacat, tapi tetap ia pertahankan, ia rawat dan ia cintai bayi itu, ia arahkan sehingga menjadi salah satu anak hebat kebanggaan dunia. Ia jalani semua itu dengan tabah, padahal ia sendiri dalam keadaan sakit.

Subhanallah, sungguh ia seorang ibu yang luar biasa. Given the same situation, could i? I’m not sure. Bagaimana dengan Anda?

  • THE JOURNEY : FROM JAKARTA TO HIMALAYA

by : Gola Gong

Cerita perjalanan Gola Gong waktu muda (sekarang juga belum tua sih, maksudnya waktu masih early twenties kali ya… sekitar tahun 1991-1992an) keliling dunia.

Dengan segala keterbatasannya (fisik, yang mengenal Gola Gong pasti tau, duit, bahasa, de el el) Gong berpetualang, melampaui banyak dari kita…..

Dia bersepeda melanglang Malaysia, Thailand, India, Nepal, Pakistan dll.

Berbagai cerita dia kumpulkan, berbagai pengalaman dia jalani, mulai dari yang manis, lucu, mengesalkan (misalnya waktu dia dan kawan-kawan seperjalanan dilempari air berwarna pada saat Holy Festival di India), atau yang membuat ngeri (waktu mau diperkosa homo brewokan…). Seru abis, euy!!

  • MIGUEL

Novel ini saya beli dari Oom Hendra, om yang jualan buku-buku bekas di depan stasiun Bogor. Bukunya butut, harganya dua ribu perak aja nggak nyampe (lima ribu dapet 3). Sampul depannya udah hampir copot (dan begitu kelar bacanya ternyata copot beneran…

But the saying “Don’t judge the book by its cover” ternyata emang bener. Dari sampul yang sangat tidak representative itu, ternyata saya menemukan mutiara… (deuh!!)

Di novel ini, kita melihat dengan sudut pandang mata Miguel, seorang anak petani yang sedang berada di usia ‘tanggung’ (11 tahunan). Dibilang anak kecil udah lewat ( dan dia udah nggak lagi bisa nikmatin main bersama adiknya yang menurutnya terlalu ‘simple’), tapi belum cukup dipandang pantas untuk diajak berpetualnag bersama orang-orang dewasa (menggembala domba waktu winter ke tempat-tempat yang lebih hangat, and usually it takes quite a long time to do that). Menurut otak ‘tanggung’nya itu, pergi bersama orang-orang dewasa dan terlibat dalam pekerjaan mereka adalah the coolest thing in the whole world. Jadi di dalam buku ini diceritakan segala usha yang dilakukannya agar dia dianggap cukup dewasa dan masuk ‘tim’.

The story is simple, tapi kita melihatnya dari Miguel’s point of view. Kita (khususnya yang udah pada dewasa dan mungkin udah agak lupa bagaimana kita dulu pernah juga berada di posisi serupa) mungkin akan lebih bijak dalam menghadapi mereka (anak atau murid, atau tetangga atau siapa saja lah) setelah membaca buku ini.

Sebentar lagi anak saya akan seusia Miguel, anak-anak saya di sekolah yang kelas 7 juga seusia Miguel, I think I have to act wiser when problems may arise… though I hope everything will be just alright…..

Kita semua belajar khan… belajar jadi remaja, belajar jadi dewasa, belajar jadi ibu, jadi nenek, jadi apa saja. Karena itu tidak pernah diajarkan di sekolah formal, tapi di sekolah kehidupan……

 

  • SANDIWARA LANGIT

Ini buku cerita Islami based on true story. Tentang perjuangan seorang pemuda belia bernama Rizqaan (belum genap 20 tahun, baru lulus SMA), yang ingin segera menikah karena takut akan terjerumus ke dalam perzinaan. Dengan segala keterbatasan yang ada khususnya keterbatasan finansial (dia berasal dari keluarga kurang mampu, hanya bekerja serabutan), dia memberanikan diri melamar halimah, gadis sholihah yang juga baru berumur 17 tahun dan baru lulus SMA juga. Orang tua Halimah sebenarnya merasa keberatan, apalagi mereka secara ekonomi jauh berada di atas Rizqaan, tetapi setelah Halimah memberikan pendapat dan sanggahan atas keberatan mereka, akhirnya orang tua Halimah menerima pinangan Rizqaan dengan satu syarat: kalau hingga tahun ke sepuluh perkawinan Rizqaan tidak bisa membahagiakan Halimah secara materi, makan dia wajib menceraikan istrinya.

Walaupun agak keberatan dengan syarat yang aneh dan ia takut tidak syra’i ituy, Rizqaan menyetujuinya juga dan menikahlah mereka, dengan niatan mencari ridho Allah dan dengan bekal yang benar2 dari nol.

Berbagai halangan dan rintangan serta cobaan mewarnai perjalanan perkawinan mereka (Rizqaan berjualan roti keliling di awal pernikahannya), tetapi tahun demi tahun rupanya usaha mereka mulai menampakkan hasil dari menjual roti punya orang, hingga punya pabrik roti sendiri dengan omzet yang lumayan besar, dari tinggal di rumah kontrakan sempit hingga punya rumah dan mobil sendiri.

Tapi ternyata ada aja aral yang harus mereka lewati juga. Mulai dari dicurangin para penjual roti keliling lainnya, digoda perempuan panggilan, disabotase oleh pabrik lain, sampai terbakarnya pabrik (yangternyata sengaja dibakar) yang mengakibatkan ayah Rizqaan meninggal dan ibunya menderita luka bakar parah, tepat ketika hari yang dijanjikan mertuanya datang.

Di rumah sakit itulah, ketika mereka sedang menunggui ibu Rizqaan yang masih kritis orang tua Halimah datang untuk menagih janji. Karena ternyata keadaan Rizqaan saat itu bahkan hampir lebih parah dibanding waktu dia melamar Halimah dulu, maka ayah mertuanya meminta Rizqaan untuk menceraikan istrinya saat itu juga, padahal Halimah sedang dalam keaadaan mengandung anak kedua mereka.

Dengan berat hati, tapi karena tidak mau mengingkari janji, Rizqaan akhirnya menceraikan Halimah. Pasangan yang saling mencintai itu pun berpisah, dan Halimah langsung dibawa pulang ke rumah orang tuanya……

Waaahhhh….. kok males ya nerusin ceritanya…. pokoknya ternyata semua musibah yang menimpa Rizqaan itu ternyata sengaja dilakukan oleh Asyraf, kakak kandung halimah sendiri yang tidak suka Rizqaan berhasil. Tapi akhirnya Asyraf ditangkap polisi terkena kasus narkoba dan tuduhan pembakaran pabrik Rizqaan.

Orang tua Halimah akhirnya sadar dan menikahkan kembali mereka. Ternyata Halimah menderita leukimia dan di akhir cerita Halimah meninggal di pangkuan Rizqaan, meninggalkan semua yang dicintainya……

Comment: Karena ini true story, nggak kebayang seandainya hal yang sama terjadi pada kita…. Bisakah kita setabah Rizqaan dan Halimah? kalau sebagai karya sastra, karena mungki penulisnya ingin menekankan pada ibrah yang bisa kita ambil, jadi untuk masalah alur dan ‘enaknya’ baca, agak kurang. Banyak narasi-narasi panjang…. percakapan pun sekedarnya…. kalau yang nulis Andrea Hirata kali beda ya……

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s